Kutunggu Jandamu
Episodes About
Pendahuluan

Di saat perbedaan usia menjadi halangan dalam mencinta, maka waktu yang akan menjawab segalanya.

Di saat cinta pertama tak bisa digapai dengan mudah, maka waktu yang akan menjarah.

Di saat pernikahan menjadi benteng perunggu, maka jandamu yang akan kutunggu.

Hey, kamu!

Berbahagialah dengan kehidupanmu saat ini. Namun jika suatu saat hatimu tersakiti, maka lihatlah ke sini, ada aku yang selalu menanti.

Karya ini diterbitkan atas izin AudioToon Penulis Jelata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili AudioToon sendiri

Di saat perbedaan usia menjadi halangan dalam mencinta, maka waktu yang akan menjawab segalanya.

Di saat cinta pertama tak bisa digapai dengan mudah, maka waktu yang akan menjarah.

Di saat pernikahan menjadi benteng perunggu, maka jandamu yang akan kutunggu.

Hey, kamu!

Berbahagialah dengan kehidupanmu saat ini. Namun jika suatu saat hatimu tersakiti, maka lihatlah ke sini, ada aku yang selalu menanti.

Karya ini diterbitkan atas izin AudioToon Penulis Jelata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili AudioToon sendiri

Pendahuluan

Di saat perbedaan usia menjadi halangan dalam mencinta, maka waktu yang akan menjawab segalanya.

Di saat cinta pertama tak bisa digapai dengan mudah, maka waktu yang akan menjarah.

Di saat pernikahan menjadi benteng perunggu, maka jandamu yang akan kutunggu.

Hey, kamu!

Berbahagialah dengan kehidupanmu saat ini. Namun jika suatu saat hatimu tersakiti, maka lihatlah ke sini, ada aku yang selalu menanti.

Karya ini diterbitkan atas izin AudioToon Penulis Jelata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili AudioToon sendiri

Di saat perbedaan usia menjadi halangan dalam mencinta, maka waktu yang akan menjawab segalanya.

Di saat cinta pertama tak bisa digapai dengan mudah, maka waktu yang akan menjarah.

Di saat pernikahan menjadi benteng perunggu, maka jandamu yang akan kutunggu.

Hey, kamu!

Berbahagialah dengan kehidupanmu saat ini. Namun jika suatu saat hatimu tersakiti, maka lihatlah ke sini, ada aku yang selalu menanti.

Karya ini diterbitkan atas izin AudioToon Penulis Jelata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili AudioToon sendiri

Mim sista
hebat banget diksinya mantaf pokonya...
dari bab awal prolohnya sudak menarik 💪💪💪


penulis jelata sungguh luar biasa
Penulis Jelata: Thanks, Kak
Moga betah yak🙏
Harini Rini: kerreeeeenn........, puitis banget thor
total 3 replies
2021-10-24 14:04:56
3 3
Aini
Ibra Abra .... da hubungan kah
Penulis Jelata: Itu Ibram🤪
Aini: td ada yg namanya Abra klo ga salah denger
total 3 replies
2021-12-17 02:11:47
2 3
][ Sepi" ][
Author nampaknya sosok yg 'Puitis'
2022-08-12 08:04:54
0
Kutunggu Jandamu
BAB 1
00:00 / 05:54
x1.0
When you download the app
You can enjoy more works!